Hai Juleha sayangku,
Apa kabarmu di alam sana?
Sebelumnya aku mau minta maaf ke kamu ya. Selama kita tinggal bersama, aku banyak mengecewakanmu. Bahkan di hari-hari terakhirmu. Maaf saat itu aku tidak punya uang untuk membawamu ke dokter hewan, dan pengetahuanku tentang penanganan kucing sakit pun masih sedikit. Maaf ya Sayang, tidak bisa berbuat banyak di hari-hari terakhirmu. Tapi aku nangis saat itu, pun saat aku coba mengingatnya lagi, juga saat foto-fotomu muncul di notifikasi pengingat di Google Photo.
Aku kira kamu bisa melalui sakitmu saat itu dan bisa sehat lagi. Tapi ternyata kenyataan berkata lain. Mungkin itu juga yang membuatku terpukul dan menangis. Akun instagrammu masih aku buka-buka. Di situ juga ada foto-foto anakmu, Friday dan Jahe. Terus terang aku nggak tahu kabar mereka setelah diadopsi. Karena yang mengadopsi mereka tiba-tiba nomor HPnya tidak aktif.
Ternyata kamu meninggalkanku, sekitar 2 bulan sebelum papa meninggal. Saat kamu meninggal, aku curhat ke salah satu temanku, “Aku bisa menangis saat kucingku meninggal. Aku nggak tahu kalau orang tuaku ada yang meninggal apa aku bisa nangis atau nggak.” Tahukah kamu Juleha. Ternyata Tuhan mendengarkan.
Takdir Tuhan membuatku harus menemani papa selama di RS, seringnya saat malam hari. Hingga akhirnya papa meninggal. Saat papa meninggal, aku menangis. Seperti aku menangisimu, Juleha.
Selain minta maaf (yang seharusnya sudah lama aku minta), aku juga mau terima kasih. Aku sadar ternyata kamu hadir ke dalam hidupku buat menemaniku selama pandemi COVID-19. Aku ketemu kamu di 22 Oktober 2019, aku masih ingat kamu dalam kondisi yang stress di luar sana. Hingga kamu merasa nyaman di dalam kamarku. Kamarku masih di no 107 kok. Masih sama saat kamu di sini.
Oh iya, maaf juga aku tidak berhasil merawat Mocca. Dia meninggal 29 Maret 2024. Sekarang ada tiga kucing di dalam kamar. Ada Matcha, Nachos dan Chuchu. Aku berjanji pada diriku sendiri kalau aku akan berusaha seoptimal mungkin dalam merawat mereka. Aku belajar cukup banyak darimu dan Mocca.
Juleha, di manapun kamu berada saat ini, aku selalu sayang Juleha. Temui aku nanti ya, saat aku juga di alam yang sama denganmu.
Love you, always.








